18December2018

banner4
banner2
banner3
Banner Slider

PELUANG KEJADIAN PENYAKIT TUNGRO PADA PERUBAHAN IKLIM: KAJIAN PENGARUH PENINGKATAN SUHU TERHADAP PERKEMBANGAN SERANGGA VEKTOR WERENG HIJAU NEPHOTETTIX VIRESCENT (DISTANT).

Wasis Senoaji dan Alimuddin Labbang

Loka Penelitian Penyakit Tungro, Lanrang, Sulawesi Selatan

 

ABSTRAK


Perubahan Iklim merupakan fenomena alam yang mempengaruhi kehidupan makhluk hidup di bumi. Peningkatan konsentrasi gas CO2 di udara, dikenal dengan efek rumah kaca, berdampak terhadap peningkatan suhu (pemanasan global). Fenomena alam ini mempengaruhi pertumbuhan serangga, termasuk serangga hama wereng hijau Nephotettix virescens (Distant) yang berperan sebagai vektor penyakit tungro pada tanaman padi. Kajian terhadap pola perubahan suhu dalam satu dekade terakhir (2001-2010) di Stasiun Klimatologi KP Loka Penelitian Tungro Lanrang bertujuan untuk melihat perkembangan serangga vektor wereng hijau Nephotettix virescens (Distant). Terdapat kecenderungan kenaikan suhu rata-rata 0,4oC, suhu maksimum 0,3oC, dan suhu minimum 1,0oC. Dengan kenaikan suhu tersebut, serangga N. Virescens mengalami percepatan pertumbuhan 1-4 hari per generasi.

Kata kunci: suhu, Nephotettix virescens, pertumbuhan serangga

selengkapnya...