19August2018

Banner Slider
banner2
banner4
banner3

UJI RETENSI WERENG HIJAU DALAM PENULARAN VIRUS TUNGRO PADA TANAMAN PADI

Ema Komalasari, Nur Rosida, dan Hasanuddin
Loka Penelitian Penyakit Tungro


ABSTRAK


Penelitian bertujuan untuk mengetahui periode penularan virus tungro oleh wereng hijau pada tanaman padi. Penelitian dilakukan di rumah kaca Loka Penelitian Penyakit Tungro, pada bulan Agustus sampai Oktober 2011. Uji retensi menggunakan metode test tube. Wereng hijau berasal dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang dikoleksi di rumah kaca, Loka Penelitian Penyakit Tungro. Tanaman uji adalah varietas rentan TN1. Wereng hijau dewasa dinfestasikan pada tanaman sakit selama 24 jam (pengambilan virus), kemudian diinokulasikan pada bibit tanaman sehat varietas TN1 selama 24 jam. Inokulasi kedua dilakukan dengan memindahkan wereng hijau setelah inokulasi pertama pada tanaman TN1 sehat dan diinokulasikan selama 24 jam. Metode yang sama dilakukan hingga hari ketujuh inokulasi. Hasil inokulasi setiap harinya ditanam pada baki plastik hingga berumur 4 minggu, kemudian dilakukan uji iodium untuk mengetahui virus tungro dan dihitung intensitas serangannya. Dari penelitian ini diketahui perbedaan periode wereng hijau menularkan virus. Wereng hijau asal Sulawesi Selatan dapat menularkan virus selama tiga hari dengan intensitas serangan: hari pertama 100%, hari kedua 88,9%, hari ketiga 60%, dan hari keempat tidak terjadi penularan (0%). Koloni asal Sulawesi Barat menularkan virus tungro selama 2 hari dengan intensitas serangan: hari pertama 66,7%, hari kedua 55,6%, dan hari ketiga tidak terjadi penularan.

Kata kunci: retensi, wereng hijau, virus tungro

selengkapnya...