25May2018

Banner Slider
banner3
banner2
banner4

UJI KETAHANAN BEBERAPA VARIETAS UNGGUL BARU PADI INBRIDA TERHADAP PENYAKIT TUNGRO DI RUMAH KACA

Nur Rosida, Ema Komalasari, dan Wasis Senoaji
Loka Penelitian Penyakit Tungro


ABSTRAK


Penelitian benrtujuan untuk mengetahui tingkat ketahanan beberapa varietas unggul baru padi terhadap penyakit tungro. Penelitian dilakukan di rumah kaca Loka Penelitian Penyakit Tungro pada bulan April – Oktober 2011, menggunakan metode tes tube. Sumber inokulum virus dan wereng hijau (Nepotettix virescens) berasal dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang kemudian dikoleksi di rumah kaca Loka Penelitian Penyakit Tungro Lanrang. Varietas yang digunakan adalah Inpari 1, Inpari 2, Inpari 3, Inpari 4, Inpari 5, Inpari 6, inpari 7, Inpari 8, Inpari 9, Inpari 10, Inpari 13, dan T(N) 1 sebagai pembanding peka. Wereng hijau dewasa digunakan sebagai penular virus tungro. Infeksi buatan dilakukan dengan melepaskan wereng hijau dewasa pada sumber inokulum (tanaman sakit) selama 24 jam untuk memperoleh virus (acquisition feeding), setelah itu diinokulasikan pada setiap tabung sungkup (tanaman sehat umur 2 minggu) masing-masing dua ekor selama 24 jam untuk menularkan virus (Inoculation feeding). Penularan dilakukan terhadap 10 bibit tanaman pada setiap varietas dan diulang sebanyak tiga kali. Tingkat ketahanan varietas diketahui berdasarkan intensitas serangan dan keparahan gejala tungro sesuai dengan Standard Evaluation System for Rice IRRI. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga varietas yang memperlihatkan ketahanan (R) terhadap penyakit tungro, baik terhadap isolat Sulawesi Selatan maupun isolat Sulawesi Barat, yaitu Inpari 4, Inpari 8 dan Inpari 9. Varietas Inpari 3, Inpari 5, Inpari 7 dan Inpari 13 agak tahan (M) terhadap penyakit tungro, sedangkan varietas Inpari 1, Inpari 2, Inpari 6, dan Inpari 10 tidak tahan/peka (S).

Kata kunci : tungro, padi, varietas unggul baru

selengkapnya...