25February2018

banner3
banner2
Banner Slider
banner4

PENGARUH FAKTOR PRODUKSI PADI TERHADAP PERKEMBANGAN WERENG COKLAT

Moh. Cholil Mahfud
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur


ABSTRAK

Perbedaan luas serangan wereng coklat antarwaktu dan antarlokasi memperlihatkan adanya faktor yang mempengaruhi perkembangannya. Kajian ini bertujuan untuk mengetaui faktor-faktor produksi yang mendorong perkembangan wereng coklat. Pengkajian dilaksanakan bulan September – Desember 2010 di Pasuruan Jawa Timur, salah satu lokasi berkembangnya hama wereng coklat pada tahun 2010. Pengkajian dilaksanakan melalui survei dalam bentuk wawancara menggunakan daftar pertanyan dan pengamatan lapangan di yaitu Kecamatan Wonorejo, Pohjentrek, dan Kraton pada masing-masing kecamatan ditetapkan dua desa, dan pada masing-masing desa dipilih empat petani responden. Pengumpulan data usahatani dibatasi pada MK1 2009 dan 2010 (April-Juli) dengan pertimbangan: (a) kondisi iklim selama tahun 2009 tergolong normal (terjadi musim hujan dan musim kemarau), sedangkan tahun 2010 sering terjadi hujan sepanjang tahun; (b) serangan wereng coklat paling tinggi selama tahun 2010. Faktor produksi yang dikumpulkan meliputi iklim (suhu dan kelembaban bulanan), varietas, teknis budidaya meliputi pola tanam, jarak tanam dan pemupukan yang diterapkan oleh petani responden, serta persentase luas serangan. Data curah hujan tahun 2009 dan 2010 dikumpulkan dari Badan Meteorologi dan Geofisika Karangploso. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dan regresi. Hasil kajian menunjukkan bahwa suhu dan kelembaban, pola tanam, varietas, jarak tanam, dan pemupukan mempengaruhi perkembangan wereng coklat. Suhu dan kelembaban paling tinggi potensinya dalam mendorong pekembangan wereng coklat (31%) disusul oleh jarak tanam (30%), varietas (25%), pemupukan (13,4%) dan pola tanam (0,6%).


Kata kunci: faktor produksi, wereng coklat, padi

selengkapnya...