24January2018

banner4
banner3
banner2
Banner Slider

KETERKAITAN ANTARA VIRUS TUNGRI, WERENG HIJAU, DAN INANG ALTERNATIF: SUATU TOLAK UKUR PENGENDALIAN

Muh. Yasin Said dan A.M Adnan

Balai Penelitian Tanaman Serealia

 

ABSTRAK

Pada tahun 2007, pemeritah mencangkan tiga perioritas tanaman pangan yang diharapkan dapat berswasembada hingga tahun 2015 sehingga dapat memnuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. Ketiga komoditas pangan tersebut adalah jagung, kedelai dan padi. Dalalm usaha mencapai swasembada beras, beberapa faktor abiotik dan biotik memberikan kontribusi yang sangat menentukan. Penyakit tungro merupakan salah satu faktor biotik yang harus mendapatkan perhatian besar. Tinggi rendahnya intensitas serangan penyakit tungro sangat ditentukan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah virus tungro, serangga penular, dan inang alternatif (gulma). Virus tungro baik RTSV maupun RTBV hanya dapat ditukarkan oleh wereng daun dan efektivitas paling tinggi paling tinggi dalam penularan terjadi pada N. Virescens. Demikian halnya dengan penularan dari tanaman sakit ketanaman sehat dari tanaman sakit ke gulma atau sebaliknya dilakukan pula oleh wereng daun, sehingga urutan prioritas pengendalian adalah serangga penular, virus, dan inang alternatif.

Kata kunci : keterkaitan, virus tungro, serangga penular, inang alternatif, tolak ukur pengendalian

selengkapnya...