22October2018

Banner Slider
banner4
banner2
banner3

APLIKASI BIOTEKNOLOGI DALAM PENGENDALIAN PENYAKIT TUNGRO

Muhammad Muhsin

Balai Besar Penelitian dan Pengembagan Bioteknologi

dan Sumber Daya Genetik Pertanian Bogor

 

ABSTRAK

Bioteknologi telah diaplikasikkan dalam bidang penyakit tanaman, terutama yang berkaitan dengan teknik pengendalian langsung ataupun tidak langsung. Modifikasi gentik tanaman padi yang bertujuan untuk memperoleh varietas tahan tungro dapat dilakukan dengan metode konvensional maupun dengan rekayasa genetik modern. Seleksi galur RTSV dengan bantuan marka molekuler dapat mulai dilakukan, karena marka yang terpaut dengan salah satu gen ketahanan terhadap RSTV telah diidentifikasi. Lebih lanjut teknik molekuler (PCR) dan juga serologi (ELISA) diperlukan untuk sistem deteksi dini yang membantu pengambilan keputusan secara tepat dan akurat atupun yang digunakan dalam penelitian epidemiologi penyakit tungro. Teknik molekular juga telah digunakan untuk penelitian variabilitas virus tungro dari berbagai daerah di Indonesia. Pengetahuan tentang varian virus tersebut diperlukan dalam program perbaikan dan penyaringan varietas tahan. Rekayasa genetik yang menghasilkan tanaman transgenik dimulai dari pemanfaatan gen-gen tertentu dari virus tungro yang direkomendasikan untuk ditanam petani. Mekanisme ketahanan tungro juga perlu di teliti untuk memperoleh gambaran tentang sistem pertahanan tanaman dari setangan virus, sehingga dapat mengatur dan menetapkan strategi pengendalian penyakit ini.

Kata Kunci :marka molekuler, rekayasa genetik, teknik deteksi serologi dan molekuler

selengkapnya...