24April2018

banner4
banner2
banner3
Banner Slider

Ketahanan Calon Padi Hibrida dan Varietas HIPA-3 dan HIPA-4 Terhadap Tungro

Dede Kusdiaman dan I.N. Widiarta

Balai Penelitian Tanaman Padi, Sukamandi, Subang

 

ABSTRAK

Penyempurnaan padi hibrida perlu dilakukan, terutama ketahanannya terhadap cekaman biotik. evaluasi ketahanan galur tetua/F1 padi hibrida terhadapa penyakit tungro dilakukan pada MK 2003/2004 dan MH 2003/2004 di rumah kasa, Balitpa, Sukamandi. Galur yang diuji sebanyak 225 galur pada MK 2003 dan 171 galur pada MH 2003/2004. Evaluasi ketahanan calon hibrida dan padi hibrida varietas HiPa-3 dan HiPa-4 terhadap penyakit tungro dilakukan dengan uji penularan melalui inokulasi buatan saat bibit umur 10-14 hari setelah disebar. setiap 10 galur calon hibrida diselingi dengan pembandingan peka (TN1) dan pembanding tahan (Utri Merah). Setiap bibit diinokulasi dengan 2 ekor imago yang telah mendapatkan virus. Pengamatan dilakukan saat dua minggu setelah inokulasi . penilaian kerusakan tanaman akibat infestasi berpedoman pada standar sistem evaluasi untuk padi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dari 225 calon hibrida diketahui 19 galur hibrida tahan, 98 galur agak taham dan 108 galur peka terhadap tungro. Hasil penelitian pada MH 2003/2004 menunjukkan bahwa dari 171 calon hibrida diketahui 28 galur tahan, 97 galur agak tahan, dan 46 galur peka terhadap tungro. Pada hibrida yang dilepas tahun 2003 yaitu varietas HiPa-3 dan Hipa-4 bereaksi moderat (M) terhadap tungro.

Kata Kunci : calon Hibrida, ketahanan, penyakit tungro.

 selengkapnya...