25May2018

banner4
banner3
banner2
Banner Slider

Potensi Cendawan Entomopatogen Verticillium lecanii dan Beauveria bassiana dalam Mengendalikan Wereng Hijau dan Menekan Intensitas Penyakit Tungro

Masalah utama dalam stabilisasi dan peningkatan produksi padi di Indonesia adalah serangan hama dan penyakit. Salah satu penyakit penting pada padi adalah tungro, penyakit virus yang ditularkan oleh wereng hijau (Nephotettix virescens Distant) dan dapat mengakibatkan kehilangan hasil sampai 90%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas cendawan entomopatogen Verticillium lecanii dan Beauveria bassiana dalam mengendalikan N. virescens sebagai vektor virus tungro. Percobaan disusun dalam rancangan acak kelompok dengan dua faktor. Faktor pertama adalah kepadatan konidia entomopatogen dan faktor kedua adalah periode makan akuisisi. Variabel yang diamati adalah mortalitas dan kemampuan terbang N. virescens pada 3, 7, 10, dan 14 hari setelah aplikasi (HSA), gejala penyakit tungro, periode inkubasi, kejadian penyakit, tinggi tanaman, dan jumlah anakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cendawan B. bassiana 107 konidia/ml dan V. lecanii 108 konidia/ml menyebabkan kematian wereng hijau pada kisaran waktu 3-14 HSA. Berdasarkan masa inkubasi virus, kejadian penyakit tungro, serta tinggi tanaman dan jumlah anakan, aplikasi cendawan entomopatogen tidak berpengaruh terhadap kemampuan N. virescens menularkan virus tungro.


Kata kunci: Cendawan entomopatogen, wereng hijau, tungro, pengendalian, padi

Penulis

:

Fausiah T. Ladja1, Teguh Santoso2, dan Endang Nurhayati2

Institusi

:

1Loka Penelitian Penyakit Tungro, 2Institut Pertanian Bogor

Topik

:

Mengendalikan Wereng Hijau dan Menekan Intensitas Penyakit Tungro

Kategori

:

Padi

Subjek

:

Masalah utama dalam stabilisasi dan peningkatan produksi padi di Indonesia adalah serangan hama dan

Halaman

:

114-120

domnload