04June2020

banner5
banner4
banner6
banner2
banner3
banner7
Banner Slider

Pengujian Lapang Deteksi Cepat Tungro

Sejak tahun 2018 Badan Litbang Pertanian melalui Loka Penelitian Penyakit Tungro Penyakit Tungro menginisiasi hadirnya alat deteksi penyakit yang sederhana, fleksibel, mudah digunakan semua orang, waktu deteksi singkat serta tingkat akurasi yang tinggi.

Berbagai metode sederhana pengujian deteksi tungro yaitu menggunakan metode iodium, namun metode ini memiliki kekurangna dimana hasil deteksi yang menunjukkan perubahan warna daun setelah diuji dimungkinkan tanaman terserang virus lain (tidak hanya tungro). Karena rekasi warna yang ditunjukkan oleh iodium karena akumulasi karbohidrat/pati merupakan ciri dari aktivitas virus tanaman. Selain itu, pengujin dengan ELISA dan PCR memerlukan waktu serta biaya yang tidak sedikit, selain itu harus pelaksanaanya dilakukan dalam skala labratorium.

Melalui sebuah alat deteksi yang sederhana melalui metode LAMP (Loopmediated isothermal amplification), virus tungro yang menyerang tanaman akan cepat dideteksi serta diaplikasikan langsung dilapang, selain itu waktu aplikasi yang singkat. Metode ini telah diaplikasikan pada untuk mendeteksi virus CVPD yang menyerang tanaman jeruk, dengan metode yang sama metode tersebut diaplikasikan untuk mendeteksi virus tungro yang menyerang padi.

Pada tahun ini, pelaksanaan kegiatan memasuki tahap pengujian lapang. Pada tahap ini peralatan pengujian belum berbentuk alat yang sederhana, masih menggunakan alat-alat pendukung seperti  Drybath (pemanas) serta cooler box (Bok Pendingin), namun diharapkan alat deteksi cepat dalam bentuk kit deteksi nantinya akan lebih sederhana dan aplikatif untuk dilakukan di lapangan.

Kegiatan pengujian dilakukan di BPP Pulau Petak, Kabupaten Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah. Sampel taanaman yang teridentifikasi tungro  diambil di pertanaman sakit di lapangan.  Pengujian sampel memerlukan waktu sekitar 60-70 menit kemudian hasil pengujian dapat diketahui, apakah tanaman yang terindikasi tungro terserang virus tungro berbentuk spiral (RTBSV) atau virus berbentuk Basil (RTBV).

Penampakan sampel uji yang positif akan menujukkan warna biru cerah/muda, perubahan ini terlihat ketika sampel uji berwarna biru pekat/tua berubah menjadi biru muda/cerah setelah dipanaskan dalam drybath sekitar 60 menit untuk melihat reaksi dari enizim yang telah dibuat sebelumnya.