25August2019

top banne

Bantuan Kemanusiaan Kementerian Pertanian untuk Bencana Banjir di Sidrap

Berlokasi di Pelataran Loka Penelitian Penyakit Tungro, pada hari Senin (17/06) dilaksanakan simbolis penyerahan bantuan Kementerian Pertanian untuk bencana banjir di Kabupaten Sidenreng Rappang oleh Bupati Sidenreng Rappang H. Dollah Mando.

Hadir dalam pelaksanan simbolis penyerahan bantuan Dandim 1420 Sidrap, Pejabat Pemerintah Kabupaten Sidrap, BULOG, SHS serta Camat dari lokasi yang terkena bencana banjir dari sebelas Kecamatan di Kabupaten Sidrap.

Dr. Fausiah T. Ladja selaku kepala Loka Penelitian Penyakit Tungro yang dijadikan lokasi posko bantuan kemanusiaan Kementerian Pertanian dalam sambutannya menyatakan bahwa bantuan yang diberikan dapat meringankan beban korban bencana. Bantuan berupa bahan makan serta benih unutk mengganti pertanaman padi yang tekena bencana banjir.

Bantuan berupa Bahan makanan selanjutknya dioordinir oleh Kecmaatan dan Desa yang terkena bencana banjir dan selanjutnya didistribusikan ke masyarakat. Sedangkan bantuan benih serta sarana pertanian diberikan kepada petani untuk menganti tanaman padi yang lahannya terkena bencanabanjir.

“Lahan pertanian yang sudah diasuransikan, diberikan ganti rugi 100 persen. Bagi lahan yang belum terasuransi, diberikan bantuan benih dan pupuk," menyampaikan seperti yang disampaikan Mentan beberapa waktu lalu.

Bantuan benih secara simbolis diberikan kepada perakilan BPP kecamatan yang selanjutnya akan didata calon penerima bantuan benih serta alsintan yang diperlukan.

Dua hari sebelumnya Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berlokasi di Balai Penelitian Tanaman Serealia menyerahkan bantuan  sebanyak 47 truk senilai Rp 10 miliar yang bersumber dari penggalangan bantuan internal karyawan Kementan dan mitra sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap bencana alam banjir yang melanda Sulawesi Selatan. Khusus lahan pertanian yang terkena banjir puso 3.000 hektar, diberikan bantuan benih dan pupuk dan juga traktor, bahkan ekscavator untuk membangun tanggul supaya tidak terkena banjir lagi.