25August2019

top banne

Kunjungan Kerja Mentan di Sulawesi Selatan

Minggu pertama bulan April 2019, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melaksanakan kunjungan kerja di Sulawesi Selatan. Dimulai di Kabupaten Bone, bertepatan dengan perayaan hari jadi Kabupaten Bone ke-689 pada hari Senin (08/04) mentan meresmikan kampus II Polbangtan Bone.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Bupati Bone, Kepala Badan Litbang Pertanian, Kepala BPPSDMP Kementan, para pejabat Dinas Pertanian Kabupaten dan Provinsi serta Pejabat Kementan lainnya.

"Mentan perhatian terhadap masyarakat pinggiran" ungkap Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi dalam sambutannya.

"Bone pusat pertanian dan perternakan, sehingga keberadaan Polbangtan sangat dibutuhkan untuk pengembangab kedepan", Adanya Polbangtan menambah perkembangan Bone tidak hanya dikota namun didesa juga, contohnya dilokasi kampus ini. Bakunge kampung halaman pak mentri, tambahnya.

Diketahui bahwasanya Lokasi Kampus ll Polbangtan Bone berada di Ds. Mappasangka, Kecamatan Ponte, Bone, lokasinya dekat dengan kampung halaman Menteri Pertanian.

Dalam sambutannya Mentan menjelaskan sejarah Pembangunan Polbangtan Bone, serta keberhasilan pembangunan Pertanian. Rencana kedepannya akan dibangun Islamic Centre, Rumah Sakit serta sarana pendukung lainnya di sekitar areal kampus.
Dalam kesempatan tersebut Mentan melaksanakan penadatangan MoU Bidang Pertanian dan Peternakan, serta menandatangani prasasti Polbangtan Bone dan diakhiri dengan penanaman bersama pohon di sekitar lokasi Polbangtan.

Keesokan harinya, Rabu (09/04) mentan melanjutkan safari kunjungan kerjanya di Kabupaten Pangkajene Kepulauan, didampingi oleh pejabat dari Kementan. Kunjung kerja Mentan di Pangkep dilaksanakan di GOR Andi Mappe, Pangkep. Dalam kesempatan tersebut didistribusikan bantuan sarana dan prasarana Pertanian, diantaranya Bibit padi, Jagung, Bibit tanamana hortikuktura, Perkebunan dan Peternakan serta alat mesin Pertanian baik Roda dua dan roda empat kepada petani serta pondok pesantren.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula ekspor Palm Kernel tujuan Malaysia, serta pelantikan pengurus Gempita (Gerakan Pemuda Tani Indonesia) tingkat Kabupaten.