21November2018

Banner Slider
banner4
banner2
banner3

Kunjungan Petani dari Pinrang Ke Lolittungro

Mengawali  pekan di akhir  Bulan Agustus Loka Penelitian Penyakit Tungro (Lolittungro) mendapat kunjungan petani dari  Kabupaten Pinrang.

Sekitar 30 orang petani beserta pendamping berkunjung ke Lolittungro pada hari Senin (27/08). Kedatangan rombongan dalam rangka kunjungan lapang yang telah menjadi agenda rutin tahunan Desa. 

“Kegiatan berupa kunjungan ke instansi-instansi untuk mengetahui informasi serta teknologi terbaru perihal pertanian” ungkap Fadli selaku POPT yang mendampingi rombongan petani.

Petani berasal dari perwakilan 19 Gapoktan dari desa Desa Massulowalie Kecamatan Mattiro Sompe Kabupaten Pinrang.

Rombongan petani diterima di Aula Lolittungro oleh Petugas Jasa Penelitian Achmad Gunawan, dalam kesempatan tersebut kegiatan diisi dengan pemberian informasi perihal sejarah serta informasi teknologi pengendalian tungro. Selain pemberian materi, kegiatan diselingi dengan diskusi.

Petani tertarik dengan varietas yang dihasilkan oleh UPBS Lolittungro, hal ini terlihat dari permintaan bantuan benih yang diharapkan dapat diberikan oleh pemerintah terutama varietas terbaru yang dimiliki Lolittungro. Inpari 36 Lanrang dan Inpari 37 Lanrang menjadi vaforit yang merupakan varietas  terbaru TARO (tahan tungro) yang dimiliki Badan Litbang Pertanian.  Sebagian besar petani telah mengenal varietas yang dihasilkan UPBS Lolittungro seperti Inpari 7 Lanrang dan Inpari 8 serta Inpari 9 Elo. Kegiatan di dalam ruangan dilanjutkan dengan kunjungan ke Kebun Percobaan Lanrang yang berlokasi disekitar perkantoran.

Melihat kondisi pertanaman di Kebun Percobaan,  kunjungan didampingi oleh peneliti Lolittungro menjelaskan perihal beberapa penelitian yang masih berjalan di Kebun Percobaan, serta beberapa areal display Varietas Badan Litbang menjadi perhatian tersendiri bagi petani yang berkunjung saat itu.