17December2018

banner3
banner2
banner4
Banner Slider

Kunjungan Kapuslitbang Tanaman Pangan Ke Lolittungro

Minggu terakhir di Bulan Juli 2018, pagi hari yang masih diselimuti hujan yang deras, Senin, 30 Juli 2018 Lolittungro mendapat kunjungan dari Kapuslitbang Tanaman Pangan, Bogor Dr. Ir. Ismalil Wahab, M.Si. Bapak Ismail, begitu biasa disapa merupakan Kapuslitbang Tanamana Pangan yang baru saja dilantik per bulan Mei yang lalui menggantikan Dr. Andriko Noto Susanto yang mendapat penugasan baru menjadi Sekretaris Badan SDM Kementan.

“Ini merupakan kali pertama menginjakan kaki di Lolittungro” Kapslitbang Tanaman Pangan dalam sambutannya memberikan beberapa arahan terkait berbagai hal baik berupa penelitian maupun kebijakan kedepan Litbang Tanaman Pangan.

Dr. Ismail mengapresiasi langkah yang diambil oleh Kepala Loka Penelitian Penyakit Tungro Dr. Fausiah T. Ladja dalam menyebarkan teknologi yang dimiliki diantarnaya melalaui kegiatan penelitian yang menyisipkan pengembangan benih TARO ke berbagai daerah. Sampaid engan saat ini penyebaran benih TARO sudah menjangkau luar Sulawesi Selatan diantarnaya ACEH, Medan, Banten, Jambi, Kaltara, Kalsel dan kawasan Indonesia Timur.

Ekspose teknologi yang dimiliki oleh Lolittungro, menjadi salah satu perhatian beliau, di era media sosial ini peran penyebarlausan informasi melalui medsos menjadi penting. Hal yang kecil saja dapat menjadi besar apabila diekspose secara massif.

Masukan untuk memunculkan inovasi vareitas yang lain, tidah hanya mengandalkan varietas eksisting yang dimiliki inpari 36 lanrang dan Inpari 37 lanrang saja. Diharapkan sumber daya yang ada dapat menghasilkan vareitas tahan tungro kelanjutan dari varietas yang ada untuk mengantisipasi patahnya ketahanan terhadap tungro dimasa yang akan datang.

Terkait dengan perubahan status lolittungro menjadi Balai, Kapuslitbang menyatakan bahwa memang saat ini sudah waktunya Lolittungro menjadi Balai, diharapkan nanti dengan sumber daya yang ada “Balai” tersebut dapat berperan menjadi “BB Padinya” Indonesia Timur, begitu harapan beliau. Cakupan yang luas nantinya memberikan peran yang luas pula.

Beberapa masukan yang diutarakan oleh Kapus yaitu pembuatan profil sebagai ekspose lolittungro supaya dapat dikenal lebih jauh lagi, pembuatan updating peta status penyakit tungro di indonesia yang saat ini penting untuk dilakukan menjadi beberapa masukan yang disampaiakn Kapuslitbang Tanaman Pangan dalam kunjungannya.