19September2018

banner3
banner2
banner4
Banner Slider

Awal Tahun 2018 Wilayah Wajo Masih Panen

Tidak ketinggalan dengan daerah lain, Provinsi Sulawesi Selatan juga belangsung panen pada awal tahun 2018. Memasuki minggu kedua Januari, Hari Minggu (07/01) tepatnya di Desa Rajamawellang, Kelompok Tani Usaha Baru. Varietas Situ Bagendit dan Ciherang dengan luasan Panen mencapai  20 dari luasan areal 75 ha. Dengan rata-rata provitas mencapai 5-6 ton/ha. Harga gabah ditingkat petani mencapai Rp. 4.900.

Kegiatan Panen bersama di Wajo dihadiri oleh Direktur Pembiayaan Kementan, Kepala BPTP Sulawesi Selatan, PJ Upsus Kabupaten Wajo, Dinas Pertanian Propinsi Sulawesi Selatan,Dinas  Pertanian Kabupaten Wajo, Komandan Koramil Kecamatan  Bolla, Babinsa dan penyuluh Pertanian serta  anggota kelompok tani setempat.

Selain itu, masih di Kecamatan Bolla tepatnya di Desa Ujung Tanah. Juga pada hari yang sama melaksankan panen padi Varietas Ciherang. Tepatnya di Kelompok Tani Tunas Muda.  Luas areal panen di kelompok tani ini mencapai 3 ha.

“Masih menyisakan 25 ha pertanaman padi siap panen sampai dengan bulan Januari Februari  ini” ungkap Gusran Ketua Poktan Tunas Muda yang melaksanakan panen hari ini.

Sumber pengairan pertanaman padi di Kecamatan Bola selain mengandalkan  tadah hujan juga memanfaatkan pompanisasi untuk meningkatkan Indeks Pertanaman dari sebelumnay dua kali menjadi tiga kali panen dalam satu tahun, Lokasi panen di Desa Rajamawelang merupakan daerah pompanisasi  IP300,di daerah ini dikembangkan tiga kali tanam untuk meningkatkan indeks pertanaman.

Kegiatan panen dibeberapa sentra padi di sulawesi selatan khususnya didaerah wajo serta beberapa daerah lainnya memerlihatkan  bahwasanya panen masih berlangsung. Kegiatan panen yang berlangsung tersebut membantah isyu yang berkembang tidak adanya panen   pada awal tahun 2018 ini.