24April2018

banner2
banner3
Banner Slider
banner4

Monitoring Pertanaman Demplot Jarwo Super di Kabupaten Wajo

Upaya peningkatan produksi padi terus dilakukan oleh kementerian pertanian melalui berbagai program serta kegiatan real di lapangan.  Penggunaan input teknologi serta kombinasi beberapa teknologi diterapkan dalam mewujudkan tujuan swasembada berkelanjutan  padi tahun 2018.

Teknologi Jajar Legowo Super sendiri merupakan teknologi budidaya terpadu pada sawah irigasi berbasis tanam jajar legowo 2:1. Teknologi yang dihasilkan melalui penelitian dan pengkajian pada berbagai lokasi ini, telah memberikan hasil meningkatnya produktivitas tanaman padi. Teknologi jarwo super memiliki ciri diantaranya penggunaan varietas unggul baru, penggunaan biodekomposer saat pengolahan tanah, pupuk hayati sebagai perlakuan tanah..

Badan litbang pertanaina selaku salah satu bagian dari kementerian pertanian melasanakan kegiatan Jajar Legowo Super di beberapa provinsi di Indonesia melalui kegiatan demplot Jarwo Super.  Kabupaten Wajo merupakan salah satu wilayah yang mendapatkan alokasi kegiatan Jarwo Super,

Lolittungro merupakan salah satu UPT Badan Litbang pertanian yang memiliki tugas mengawal melalui kegiatan pendampingan melaksanakn monitoring pertanaman Jarwo super di Kabupaten Wajo.

Pada tahun 2018, Kabupaten wajo mendapatkan alokas kegiatan seluas 180 Ha, kegiatan tersebut dilaksankan di kecamatan Maniangpajo, tepatnya di Desa Kalola dan Matirowalie.

Akhir Bulan Juli 2017, kegiatan monitoring dilaksanakan untuk mengetahui perkembangan serta kondisi pertanaman kegiatan demplot Jarwo Super di Kabupaten Wajo.  Berdasarkan pengamatan lapangan, kondisi pertanaman baik, dengan ketersediaan air cukup dikarenakan pada bulan ini  hujan masih terjadi di wilayah Maniangpajo. Tanaman yang  telah memasuki fase berbunga merupakan padi vareitas Inpari 32 dengan kelas benih dasar. 

Cara tanam jajar legowo super memiliki banyak keunggulan diantaranya pemberian biodekomposer M-Dec saat pengolahan tanah kedua mampu mempercepat pengomposan jerami. Selain itu pemberian pupuk hayati juga dapat menghasilkan pemacu tumbuh tanaman, menambah nitrogen dan melarutkan fosfat yang sukar larut, serta meningkatkan kesuburan dan kesehatan tanah. Penggunaan pestisida nabati Bio Protector merupakan adopsi pertanian ramah lingkungan  untuk mengendalikan hama,  sementara penggunaan alsintan baik tanam/panen dapat menghemat biaya tenaga kerja serta mengurangi kehilangan hasil.

Keluaran yang diharapkan dari kegiatan demplot Jarwo Super yaitu benih unggul. Di desa Kalola dilaksanakana kegiatan demplot Jarwo Super seluas 130 Ha, sedangkan sisanya di desa Matirowalie sejumlah 50 ha. Dalam kegiatan tersebut pula diketahui secar a umum kekewatiran petani penangkar akan proses pemasaran benih yang diporduksi oleh petani ketika kebutuhan benih petani sudah terpenuhi. Kendala yang sering terjadi benih yang diproduksi belum dapat terserap oleh pasar.

 

Pentingnya asosiasi penangkar benih nampak berkembang dalam  diskusi yang berlangsung dalam pertemuan yang singkat pada kegiatan SL Mandiri Benih yang pada saat bersamaan dilaksankan oleh Unit kerja lain dibawah badan litbang pertanian.

Disebutkan bahwa beberapa daerah di Sulawesi Selatan telah terbentuk asosiasi pengangkar benih, sedangkan di kabupaten wajo belum  berkembang. Oleh sebab itu, PPL yang bertugas serta petani penangkar dapat melakukan inisiatif pembentukan asosiasi di tingkat antar petani penangkar, rencana jangka panjang pembentukan asosiasi penagkar benih mutlak dilakukan untuk menjembatani permaslahan yang sering timbul dari sulitnya pemasaran benih. (AG)