24April2018

banner3
banner2
Banner Slider
banner4

Eradikasi Rumpun Bergejala Untuk Menghindari Penyebaran Tungro di Lapangan

Penyakit tungro merupakan salah satu penyakit yang menyerang tanaman padi yang disebabkan oleh vaktor pembawa virus tungro yaitu wereng hijau. Sampai dengan saat ini penyait tungr merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kehilangan produksi padi apabila keberadaanya di lapangan sudah menyebar.  Ditunjang dengan kondisi lingkungan yang memadai, serta vektor yang menguntungkan dapat mempercepat sebaran penyakit tungro ke tanaman sehat di lapangan.

Keberadaan penyakit tungro tidak dilepaskan dari wereng hijau selaku pembawa virus tungro serta keberadaan sumber penyakit di lapangan. Keberadaan sumber inokulum  penyakit tungro bisa berasal dari tanaman yang terinfeksi virus tungro baik itu sisa pertanaman ataupun tanaman padi yang ada disekitarnya, ataupun dari gulma yang ada di sekitar pertanaman yang memiliki potensi sebagai tempat singgah sementara virus tungro ketika tanaman padi tidak ada di lapangan. Keberadaan vektor penular tungro, yaitu wereng hijau yang tiap saat ada di lapangan menambah potensi penyebaran virus ini semakain besar. 

Salah satu langkah praktis menghindari sebaran penyakit tungro di lapangan yaitu eradikasi rumpun bergejala tungro, langkah ini dipandang sebagai langkah preventif penyebaran penyakit tungro lebih luas lagi.  Eradikasi rumpun bergejala diharapkan dapat meminimalisir virus yang ditularkan oleh vektor penyebab tungro wereng hijau ke tanaman sehat. 

Kecenderungan tanaman kuning dengan sebaran spot/titik tertentu di lapangan bisa diindikasikan tanaman terserang tungro, walaupun indikasi ini masih harus dipastikan betul terserang tungro atau penyakit lain.  Keterediaan sumber inokulum merupakan salah satu faktor utama penyebab terjadinya serangan tungro selain dari keterssediaan vektor pembawa.  Kegiatan erdikasi atau menghilangkan sumber penyakit diharapkan dapat meminimalisir ssecara dini sebaran tungro di lapangan. (AG)