24January2018

banner3
Banner Slider
banner4
banner2

Monitoring UPSUS di Kabupaten Wajo


Kementerian Pertanian terus fokus pada peningkatan produksi 11 (sebelas) komoditas utama pertanian, seperti padi, jagung, dan kedelai untuk mempercepat swasembada pangan Indonesia. Pada tahun 2017 kementerian pertanian melaksanakan kegiatan Upaya Khusus sebagai upaya peningkatan produksi tanman pangan dengan target mempertahankan swasembada padi, serta pencapaian swasebda Jagung dan Kedelai.

Pertengahan bulan Juni yang lalu Lolittungro melaksankan kegiatan pengawalan kegiatan upsus di Kabupaten Wajo.  Pelaksnaan monitoring yang diadakan oleh Lolittungro merupakan salah satu bentuk pembinaan serta koordinasi kegiatan upsus yang saat ini digalakkan oleh Kementerian Pertanian. Tahun 2017 Lolittungro mendapatkan tanggungjawab untuk mengawal kegiatan Upsus untuk wilayah Sulawesi Selatan tepatnya di Kabupaten Wajo dan Sidrap.

Kegiatan dilaksanakan dengan melaksankan koordinasi ke intansi terkait di Kabupaten Wajo diantaranya Dinas Pertanian, Badan Pusat Statistik serta intansi Kodim Kabupaten Wajo selaku mitra bersama dalam mengawal kegiatan upsus di wilayah Wajo.

Tahun 2017 Kabupaten Wajo mendapatkan alokasi kegiatan Jajar Legowo Super seluas 120 Ha, kegiatan monitoring ini dilaksanakn sebagai upaya koordinasi antar intansi terkait untuk mengawal kegitanJarwo Super di daerah Wajo. Berdasarkan monitoring yang dilakukan kegitan Jarwo Super di kabupaten wajo telah seluruhnya dilaksanakan pertanaman.

Intensitas curah hujan yang tinggi menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian, dimana tingginya curah hujan belakangan ini menyebabkan areal persawahan terendam banjir. Informasi dari lapangan, wilayah wajo saat ini tiap hari diguyur hujan dengan intensitas tinggi, namun demikian belum ada laporan perihal informasi kejadian puso akibat banjir di wilayah wajo. 

Kegiatan monitoring pertanaman padi masih tetap berjalan sebagai bentuk pengawalan kegiatan pertanaman di lapangan. Usaha mempertahankan swasembada padi tahun 2017 merupakan usaha bersama seluruh intansi terkait ditengah fokus utama peningkatan swasembada Jagung yang menjadi fokus Kementerian Pertanian. (AG)