17July2018

banner4
banner2
banner3
Banner Slider

Pengenalan OPT Menjadi Fokus Kegiatan Sekolah Lapang Kedua di Lolittungro


Dalam suasana Ramadhan, pada hari Jumat  16 Juni 2017 dilaksanakan kegiatan Sekolah Lapang bertempat di aula Lolittungro. Kegiatan Sekolah lapang kali ini selain dilaksanakan di ruangan, juga dilaksanakan di lapangan, direncanakan terdapat areal pertanaman milik penggarap yang dijadikan contoh untuk kegiatan sekolah lapang ini.

Melanjutkan kegiatan sekolah lapang pertama, peserta terlihat masih semangat, walaupun peserta yang hadir tidak sebanyak pada pertemuan pertama. Pada kesempatan SL ini kegiatan di ruangan dipandu oleh Bp. Anshar dari PT. Syngenta, beliau menjelasakan secara umum hama penyakit utama yang menyerang tanaman padi serta pengendaliannya. Sedangkan kegiatan di lapangan dipandu  oleh Bp. Maskur dengan maksud untuk menunjukkan bentuk serangan hama utama yang menyerang padi diselingi dengan kegiatan diskusi.

Pengendalian hama dan penyakit menjadi sangat penting untuk mengamankan pertanaman dari serangan hama yang dapat menurunkan produksi. Dibahas dalam pertemuan tersebut bebrapa opt utama padi yang diantaranya  penggerek  batang, wereng, serta penyakit blas serta tungro serta pengendaliannya.

Kegiatan sekolah lapang kali ini menyesuaikan dengan fase tanaman, dimana pada saat ini tanaman padi di lapangan telah memasuki fase vegetatif, umur tanaman kurang lebih 30 hari.

Kegiatan monitoring pertanaman dilakukan sebagai bentuk anstisipasi serangan hama sejak dini, apabila ditemukan serangan sehingga antisipasi untuk menanggulangi serangan dapat segera dilasanakan. Kegiatan aplikasi pestisida merupakan alternatif terakhir dalam penanggulangan hama penyakit tanaman, kegiatan ini dilaksankan apabila nilai dampak serangan opt telah melebihi ambang batas eknomi. (AG)