04June2020

banner6
banner3
banner2
banner4
Banner Slider
banner7
banner5

Rouging, Upaya Pemurnian Benih Di Lapangan

Benih merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan budidaya tanaman yang perannya tidak dapat digantikan oleh faktor lain. Karena benih sebagai bahan tanaman dan sebagai pembawa potensi genetik. Benih yang berkualitas merupakan salah satu syarat teknologi dapat tersampaikan kepada pengguna/petani. Kemurnian benih merupakan salah satu syarat dari benoh yang berualitas. Kegiatan seleksi di lapangan berupa membuang tanaman/varietas lain yang menyimpang merupakan upaya pemurnian benih di lapangan. Kegiatan ini dalam proses produksi benih dikenal dengan istilah roguing.

Roguing adalah kegiatan mengidentifikasi dan menghilangkan tanaman yang menyimpang. Kegiatan ini berupa menghilangkan tanaman yang diidentifikasi tercampur atau menyimpang dari varietas yang ditanam. Selain mengeliminir tanaman menyimpng/varietas lain, eliminasi gulma dari pertanaman di lapangan merupakan bagian dari proses pemurnian benih sehingga persyaratan sertifikasi benih dapat terpenuhi.

Rouging dilakukan beberapa kali pada fase pertumbuhan yang berbeda secara terus menerus sampai sebelum panen. Kegiatan Rouging dilakukan pada pagi hari sebelum terik matahari terlalu panas agar pengenalan terhadap ciri-ciri kritis yang ada dapat lebih mudah dilakukan. Pelaksaaan roguing dengan berjalan perlahan-lahan dilahan produksi, diantara barisan tanaman secara sistematis beberapa orang dalam kelompok/bagian.

Kegiatan Roguing dilaksanakan oleh pengelola UPBS Lolittungro dalam pelaksanaan produksi benih sumber di Lolittungro pada musim tanam 2019/2020 dimana pada saat ini proses produksi benih/panen diperkirakan pada bulan April-Mei 2020.