25August2019

top banne

Lakukan Pertemuan Dengan Kelompok Tani, Lolittungro Kunjungi Poktan di Wajo, Sul-Sel

Sebagai salah satu bagian dari proses kegiatan penelitian, Loka Penelitian Penyakit Tungro pada Kamis, 22/11 melaksanakan kegiatan survey respons pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten Wajo, tepatnya di Kecamatan Maniangpajo. Kegiatan ini didampingi oleh Penyuluh Pertanian Kecamatan Maniangpajo Bp. Hasanuddin.

Pada tahun 2018, Loka Penelitian Penyakit Tungro melaksanakan kegiatan Demonstration Farming Varietas Unggul Baru Tahan Tungro di Wilayah Endemis melalui sumber dana Kemitraan/kontingensi Badan Litbang Pertanian yang ditempatkan di Kecamatan Maningapajo, Kabupaten Wajo seluas 20 ha. Kegiatan yang dilaksanakan berupa pengenalan VUB tahan tungro yang dimiliki oleh Badan Litbang Pertaniana diantarnaya yaitu Inpari 7 Lanrang, Inpari 8, Inpari 9 Elo, serta Inpari 36 Lanrang dan Inpari 37 Lanrang.

Kegiatan survey respons petani pelaksana kegiatan dilaksanakan di salah satu Poktan pelaksana di Desa Tangkoli, Kecamatan Maniangpajo, Wajo. Dalam kegiatan tersebut, tim penelitian mendampingi responden untuk menjelaskan lebih lanjut perihal pertanyaan isian.

Kegiatan di lapangan yang sudah berakhir saat ini dalam masa persiapan tanam memasuki persiapan tanam musim selanjutnya dimanfaatkan oleh Tim Peneliti Lolittungro untuk menggali lebih jauh perihal respons pelaksana kegiatan di lapangan yang telah berlangsung sejak enam bulan terakhir.

Diharapkan dari kegiatan Demfarm ini petani dapat mengenal lebih jauh varietas unggul baru Badan Litbang Pertanian dan secara perlahan dapat mengantikan varietas yang masih eksis di tingkat petani namun ketahanan terhadap HPT diantarnaya tungro masih rendah seperti Ciherang dan Ciliwung.