19August2018

Banner Slider
banner3
banner4
banner2

TUNGRO MERAUKE

Kabupaten Merauke merupakan salah satu sentra tanaman padi di Papua. Data yang diperoleh luas pertanaman padi di daerah ini mencapai 21.600 ha pada musim hujan dan 5.183 ha pada musim kemarau. Dari total luas lahan pertanaman padi, Kabupaten Merauke memiliki lahan rawa pasang surut yang cukup potensial. Data dari Distan Kabupaten Merauke yaitu seluas 850 ha lahan rawa pasang surut belum dimanfaatkan secara optimal.

Keberadaan tungro sebagai salah satu penyakit yang menyerang tanaman padi,memiliki potensi menurunkan produksi. Survey yang dilakukan oleh Tim Peneliti Lolittungro di Kebupaten Merauke ditemukan banyak pertanaman terindikasi tungro di lapangan. Hal ini dipertegas dengan intensitas Wereng Hijau yang ditemukan di beberapa lokasi pertanaman baik singgang ataupun persemaian yang tinggi.

Kegiatan survey dilakukan di Distrik Miring, Kp Nguti bob, lokasi ini diidentifikasi sebagai salah satu daerah endemis tungro di Merauke, yang diamini oleh petani setempat yang menyatakan bahwa setap musim gejala tersebut “Tungro” ditemukan di lokasi. Hasil diskusi dengan kepala KP. Merauke, BPTP Papua Bp. Sudarono yang mendampingi kegiatan survey menjelaskan bahwa daerah ini merupakan endemis tungro.

“Keberadaan pertanaman vegetatif, baik sisa tanaman ataupun persemaian yang setiap saat ada di lapangan menyebabkan keberadaan tungro di lapangan” Sudarsono menjelaskan. Oleh karena itu sangat tepat apabila kegiatan Diseminasi VUB tahan tungro diperkenalkan di daerah ini lanjutnya.

Saat ini distrik Tanah Miring masih mennunjukkan kegiatan pertanamannya, beberap tempat  terlihat petani sudah menyemai benih, sedangkan ditempat lain kegiatan pembajakan lahan sedang berlangsung, tidak jauh dari lokasi juga terhampar rumput yang tumbuh di areal sawah yang tidak terlihat pematangnya.

Kegiatan survey lokasi merupakan salah satu tahap kegiatan pelaksanaan diseminasi VUB Badan Litbang Pertanian berupa VUB Taro 36 Lanrang dan Inpari 37 Lanrang beserta komponen teknologi lainnya dapat diterapkan di lokasi endemis tungro, yaitu Merauke.Melalui kegiatan diseminasi yang akan dilaksanakan di daerah Merauke diharapkan input teknologi yang akan dibawa dapat mengendaliakn tungo di daerah tesebut.