19August2018

banner4
Banner Slider
banner3
banner2

Sidrap Mulai Panen

Dalam upaya mendukung program pemerintah, Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian terus berupaya meningkatkan produksi padi melalui berbagai upaya inovasi teknologi pertanian. Loka Penelitian Penyakit Tungro berlokasi di Sidrap berupaya mengawal kegiatan Kementerian Pertanian melalui Kegiatan Upsus di Sidrap dan Wajo.

Sidenreng Rappang (Sidrap) merupakan salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan, luas lahan baku sawah mencapai 48.117 ha. Pada tahun 2015, produksi padi Sidrap mencapai 542.052 ton dengan produktivitas 6,34 ton per hektar, naik dari produksi pada 2014 yang hanya sebesar 488.883 ton. Memasuki awal tahun ini, bulan Februari 2018 di beberapa wilayah di Sidrap sudah mulai memasuki masa panen.

Beberapa wilayah tersebut yaitu di Kecamatan Baranti tepatnya di Poktan Pelita Adat Ds. Sipodeceng, Baranti Sidrap (02/02). Sedangkan di tempat lain di Sidrap yaitu di Daerah  Allakuang, Kec. Maritengae, Sidrap (04/02).

Kisaran harga gabah kering panen di kedua daerah tersebut bervariasi antara Rp. 5.200- Rp. 5.300/ Kg.

Kegiatan panen di Sidrap sudah mulai berlangsung, diperkirakan puncaknya pada panen raya Bulan April- Mei 2018.  

Secara umum wilayah sidrap merupakan menerapkan dua kali tanam, namun demikian beberpa daerah di Sidrap juga melakukan tanam lebih dari tiga kali dalam setahun.